Proses bisnis manajemen sumber daya manusia
berkaitan dengan pembuatan dan pengelolaan sistem informasi yang memproses
informasi sumber daya manusia. Sistem sumber daya manusia menyediakan alat untuk menyiapkan dan mengelola
informasi yang relevan dengan struktur organisasi. Daftar pekerjaan yang ada
didalam organisasi, daftar deskripsi pekerjaan dan daftar kualifikasi yang
diperlukan untuk suatu pekerjaan adalah contoh dari informasi sumber daya
manusia yang relevan dengan struktur organisasi.
Pemrosesan sumber daya manusia dalam SAP ERP
Modul sumber
daya manusia pada SAP ERP termasuk komponen yang menangani tujuan yang telah
dinyatakan sebelumnya secara terintegrasi, pada lingkungan online. SAP ERP terdiri dari dua modul sumber daya manusia. Modul
administrasi personel (HR-PA), yang berisi pengelolaan karyawan seperti detail
karyawan, data gaji, dan dat kinerja karyawan. Modul perencanaan dan
pengembangan personel (HR-PD) menyediakan alat untuk menyiapkan dan mengelola
informasi struktur organisasi. Struktur organisasi diwakili dengan hierarki
administratif dimana setiap unit pada perusahaan melapor ke unit organisasi
pusat. Tipe hubungan hierarki ini dikenal dengan nama orangtua-anak
(parent-child) atau hubungan
subordinasi-orangtua (parent-subordinate relationship). Suatu unit dapat
berupa cabang, departemen, tim proyek dan sebagainya. Setiap unit dilakukan
oleh manajer dan setiap unit dialokasikan posisinya ke karyawan individual yang
ditugaskan. Fungsi lain pada HR-PD meliputi tempat kerja dan deskripsi
pekerjaan, informasi perencanaan karier, dan perencanaan shift.
Struktur data sumber daya manusia
Struktur data memberikan dasar untuk penyimpanan
dan manipulasi data. Struktur data sumber daya manusia terdiri dari tiga
unsur: data induk sumber daya manusia, organisasi data sumber daya manusia, dan objek sumber daya manusia.
Data induk.
Record data induk pada modul HR -
PA dan HR - PD dibuat dan dikelola untuk unit organisasi, profil pekerjaan
karyawan, dan pelatihan. Pada banyak
proses bisnis, data pada record master
sering direferensikan, tetapi jarang diganti. Bagaimanapun, record master sumber daya manusia
menjadi sasaran untuk perubahan yang sering terjadi. Sebagai contoh, perubahan induk
data karyawan mengikuti perubahan hidup dan karier yang terjadi.
Organisasi data. Data diorganisasi
dan disajikan bagi para pengguna SAP ERP dengan infotypes dan event
personel (atau kegiatan personalia).
- Infotypes. Dalam istilah database, infotype adalah suatu segmen. Data personel karyawan, data pembayaran karyawan, data persetujuan karyawan, dan jadwal kerja merupakan infotype yang umum dalam sumber daya manusia.
- Event personalia. Data ini merupakan kelompok dari infotype. Event dibuat untuk menyederhanakan entri transaksi sumber daya manusia. Event personalia secara khusus dirancang untuk digunakan di dalam perusahaan dan mudah untuk disesuaikan dengan SAP ERP.
Objek sumber daya manusia. Tipe objek sumber
daya manusia diidentifikasi dengan satu atau dua huruf sebagai identifikasi. Kode
untuk objek karyawan adalah “P”, kode untuk objek pekerjaan adalah “C”, Kode untuk objek kualifikasi adalah “Q”, kode
untuk unit organisasi adalah “O”, kode untuk objek posisi adalah “S”, kode
untuk objek pusat biaya adalah “K”.
Pengendalian siklus transaksi dalam pemrosesan
penggajian
Proses penggajian sangat kompleks. Pada perusahaan
besar, proses ini merupakan prosedur yang paling kompleks dalam operasinya.
Semua tingkatan pemerintahan umumnya menetapkan pajak untuk gaji sehingga regulasi
dan tarif dapat berubah secara konstan, dan sebagai dampaknya sistem penggajian
sering memerlukan modifikasi secara konstan. Proses penggajian ditentukan oleh
hukum dengan sanksi hukuman penjara untuk kelalaian yang disengaja dalam
mengelola pencatatan yang memadai. Adalah tanggungjawab analisis sistem untuk
selalu menjaga agar tetap sesuai dengan hukum.
Personel. Personel kantor bertanggung jawab
menempatkan orang dalam penggajian perusahaan, dan mengontolrisasi semua
potongan dari pembayaran. Fungsi
personel berbeda dengan pencatat waktu dan fungsi penyiapan gaji.
Pencatat waktu. Fungsi pencatat waktu bertanggung jawab untuk
menyiapkan dan menggunakan laporan kehadiran dan kartu pencatat kerja. Laporan
ringkasan waktu kerja menunjukan pekerjaan karyawan yang diberikan dalam
produksi , dan kemudian melanjutkan kartu
pencatat waktu ke departemen penggajian.
Penggajian. Departemen penggajian bertanggung jawab untuk
penghitungan sesungguhnya dan menyiapkan penggajian perhatikan bahwa penyiapan
gaji independen dari penyiapan data
input yang digunakan sebagai dasar membayar-laporan kehadiran dan data
personel, data personel diterima dari kantor personel. Laporan kehadiran
diterima dari pencatat waktu, slip gaji dikirimkan ke pengeluaran kas untuk
ditandatangani, ditinjau, dan distribusikan. Beberapa prosedur yang ada adalah:
- Penggunaan rekening imprest secara terpisah untuk slip gaji untuk memudahkan rekonsiliasi.
- Rekonsiliasi independen dari laporan bank untuk rekening penggajian. Aktivitas ini umumnya dilakukan oleh internal auditor.
- Penggunaan bendahara independen (independent paymaster). Bendahara independen merupakan fungsi pembayaran gaji yang terpisah dari fungsi personalia, fungsi pencatat waktu kerja, dan fungsi penyiapan pembayaran gaji.
Referensi
Bodnar, G. H., & Hopwood, W.
S. (2013). Accounting Information Systems, 11th Edition. New Jersey:
Pearson Education, Inc.
No comments:
Post a Comment