Likuiditas pasar merupakan informasi penting lainnya bagi para investor dalam membentuk sebuah portfolio yang optimum. Likuiditas pasar juga seringkali didiskusikan oleh para peneliti guna memberikan bukti empiris atas sebuah kondisi pasar dengan menggunakan berbagai proksi. Salah satu proksi yang terkenal dalam mengukur likuiditas pasar adalah rasio kurang likuid atau illiquidity (ILLIQ). ILLIQ adalah kebalikan dari liquidity (LIQ) sehingga nilai ILLIQ yang tinggi diinterpretasikan sebagai aset yang kurang likuid, sebaliknya nilai ILLIQ yang rendah diinterpretasikan sebagai aset yang lebih likuid. Konsep tersebut secara ringkas dapat dituliskan sebagai berikut.
High ILLIQ = Low LIQ
Low ILLIQ = High LIQ
ILLIQ merupakan pengembangan lanjut oleh Yakov Amihud di tahun 2002 berdasarkan hasil-hasil penelitiannya terdahulu (lihat https://doi.org/10.1016/S1386-4181(01)00024-6). Laman ini mengacu pada metode dari Yakov Amihud dalam menerapkan penghitungan ILLIQ dengan formula berikut.
Beberapa komponen penting yang digunakan oleh laman ini dalam menghitung ILLIQ (dalam harian dan bukan secara bulanan) adalah sebagai berikut.
- Pengembalian harian/daily return (Rit) dalam IDR yang merupakan selisih harga saat ini (P1) dengan harga sebelumnya (P0).
- Tingkat pengembalian tanpa tingkat bunga investasi bebas risiko harian/rate of return without risk free adalah tingkat pengembalian harian tanpa dikurangi tingkat bunga investasi bebas risiko dan dinyatakan dalam bentuk desimal.
- Nilai dari volume perdagangan harian yang dinyatakan dalam Rupiah (IDR).
Catatan tambahan:
- Nilai ILLIQ yang disajikan telah dikalikan 106.
- Fungsi IFERROR (dari aplikasi MS-Excel) diterapkan atas ILLIQ yang memiliki komponen nilai perdagangan sebesar 0 (nol).
- Nilai tengah (median) harian digunakan dengan asumsi untuk memisahkan ILLIQ dalam kategori aset yang likuid (LIQUID) dan aset yang kurang likuid (ILLIQUID).
- Informasi atas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya akan menampilkan nilai ILLIQ dan grafik.
Informasi terkini
Informasi historis: Link
Grafik likuiditas berbasis informasi terkini

No comments:
Post a Comment